Tempat Wisata Gua Jepang / Gua Belanda Bandung



wisata dago atas

Bandung dikenal sebagai daerah yang kaya akan berbagai tempat destinasi wisata yang sangat menarik. Tidak hanya wisata alamnya namun juga wisata sejarahnya. Tak salah jika Bandung dipilih sebagai tujuan favorit wisata masyarakat tanah air maupun wisatawan mancanegara.

Saat mengunjungi tempat wisata di Bandung sempatkan berlibur ke gua Jepang dan gua Belanda yang terletak di komplek Taman Hutan Rakyat (Tahura) Djuanda atau Dago Pakar. Letaknya berada di kawasan Dago Bandung. Sarana yang tersedia lumayan lengkap. Tahura Djuanda merupakan kawasan hutan kota.

Di sini setiap pengunjung akan disuguhkan pesona wisata alam dan wisata sejarah yang mengasyikkan.Tempat ini juga dilengkapi dengan penunjuk jalan atau rute yang akan membantu pengunjung menyusuri setiap lokasi. Dua gua ini adalah salah satu bukti sejarah masa penjajahan dulu.

Gua Belanda


wisata sejarah dago
Gua Belanda adalah bekas terowongan untuk saluran air sebagai tenaga pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Sehingga dulunya gua ini dikenal sebagai PLTA pertama di Indonesia. Seiring perkembangan waktu ternyata gua ini digunakan untuk tujuan militer Belanda yaitu sebagai jalur komunikasi. Sementara saluran air tersebut dialirkan melalui pipa-pipa  yang cukup besar.
Gua Belanda menurut sejarah dibangun tahun 1918. Dalam gua Belanda ini terdapat pula penjara dan tempat untuk melakukan interogasi bagi para tahanan musuh. Gua Belanda mengandung banyak misteri. Namun suasana di sekitarnya masih alami dengan tanaman pohon. Tertarik ke sini?



Gua Jepang

wisata dago atas tahura
Ketika Jepang datang ke Indonesia dan mulai menjajah. Militer Jepang kemudian mengambil dan menggunakan tempat ini sebagai pusat atau benteng pertahanan. Tempat ini kemudian dibangun gua yang letaknya tidak jauh dari gua Belanda. Gua Jepang dibangun tahun 1942.

Militer Jepang kemudian melakukan beberapa renovasi di sana sini serta menggunakan tenaga kerja dari masyarakat untuk membangun gua ini. Setelah Jepang menyerah dan meninggalkan Indonesia gua yang terletak di kawasan Bandung ini kemudian dibersihkan dari rerumputan dan sisa senjata militer Jepang. Gua Jepang berisi bunker tempat persembunyian pasukan Jepang.



taman hutan raya ir djuandaGua Jepang dan Gua Belanda juga dilengkapi dengan papan informasi di sekitarnya sebagai sarana informasi dan edukasi bagi pengunjung . Untuk masuk ke kawasan gua tersebut, pengunjung dikenai biaya sekitar Rp 8.000 per orang. Kedua gua ini hanya berjarak sekitar 400an meter. Pengunjungi bisa mengujungi kedua gua ini secara bergantian.

Jika membandingkan kedua gua ini terlihat bahwa kondisi gua Belanda memang lebih baik dari gua Jepang. Namun keduanya tetap layak dikunjungi sebagai situs sejarah bangsa yang ada dalam wisata Bandung. Pada gua Jepang nuansa keaslian tetap dipertahankan. Sedangkan pada gua Belanda permukaannya telah ditambah dengan lapisan semen untuk memperkuatnya.

tempat berwisata sejarahSelain kedua gua, terdapat pula situs peninggalan masa pra sejarah dengan nama Bandung purba. Banyak peninggalan masa lalu yang masih bisa pengunjung saksikan di wisata Bandung ini seperti artefak yang bisa dilihat di museum ini.

Para pengunjung yang berminat memasuki gua Jepang dan gua Belanda bisa memanfaatkan lampu senter yang disewakan oleh warga. Pengunjung juga disertai oleh jasa pemandu jika pengunjung menghendaki.
 www.easytourbandung.com


sumber gambar :http://disparbud.jabarprov.go.id
Poskan Komentar
Tertarik untuk berwisata ke Bandung? Silahkan hubungi hotline pemesanan kami.

0813.1220.0761 (Telkomsel)
0878.2157.3102 (XL)

Atau anda bisa menghubungi kami melalui e-mail contact@easytourbandung.co